Kamis, 18 Juli 2024

Seoul Part 2 - Korea Selatan

Everland Them Park
Taman bermain di Korea berada diluar kota Seoul. Perjalanan sekitar 1,5 - 2 jam.
Everland terbagi mernjadi 5 area dengan tema berbeda, yaitu : Global Fait, America Adventure, Magic Lanf, Zootopia dan European Adventure.

Kami ke Everland dari Myongdong naik bus 3201 warna merah bayar KRW 2.800 lanjut naik bus 5002B merah byr KRW 2.800 hingga sampai Everland.
Membeli tiket masuk Everland bisa lewat web resminya atau pun e-commerce seperti di Klook, Traveloka dll. Selain itu untuk turis bisa juga beli tiket online dengan diskon (potongan harga) di area depan (dekat counter tiket) yang akan dibantu di counter Informasi.

Loket informasi bagi Turis

Pintu masuk Everland

Tidak afdol kalau tidak foto yang ada tulisan Everland. Di Everland ada area yang merupakan mini zoo.

Area Everland yg merupakan perbukitan. Lumayan pegel juga karena jalannya naik turun. Disini saya nyoba Roller Coaster yang struktur bangunannya dari kayu..sayangnya lupa foto 🤭.

Dapat lihat web Everland di :
www.everland.com

Nami Island
Nami Island terkenal sejak drama Winter Sonata, terletak ditengah Sungai Bukhangang. 
Kami ke Nami Island dari Myongdong naik bus 261 menuju stasiun kereta Yongsan untuk naik kereta ITX. Perjalanan menuju Nami Island sekitar 1,5 jam - 2 jam.

Dari depan stasiun kereta Gapyong kami lanjut naik Bus. Bisa juga naik taxi.

Turun di halte Bus yang ada di dekat area parkiran mobil/bus. Jalan melewati parkiran menuju counter tiket.

Tempat penjulan tiket...bisa beli tiket di mesin tiket ataupun di loket.

Tiket Box

Harga Tiket ke Nami Island

Jadwal kapal 

Kapal yang akan membawa kita ke Nami Island.
Pintu masuk di depan dermaga Nami Island

Area pintu masuk Nami Island

Bagi yang pengen keliling tapi gak mau capek bisa naik mobil keliling atau sewa sepeda.

Jajaran pohon di drama "Winter Sonata"

Patung Winter Sonata

Bagi yang pengen menginap di Nami Island disini ada juga Villa yang disewakan.

Star Avenue (Lotte)
Bagi pecinta KPop bisa mampir kesini....melihat display KPop dan display cap tangan para KPop. Lokasi Star Avenue berada di samping gedung Myongdong Lotte Department Store.

Pintu depan Star Avenue yang bisa nyambung ke pintu masuk (samping) mall.

Display KPop..saat kami kesana mempilkan Stray Kids.

Cap Tangan Kpop yang di pajang.

Cheonggyecheon Stream
Kali Cheonggyecheon terletak di pusat kota Seoul. Kali Cheonggyecheon merupakan sungai buatan
Area sungai ini merupakan salah satu lanmark hijau yang ramah lingkungan. Banyak yang duduk-duduk santai disekitar sungai.

Sungai ini menjadi favorit bagi warga lokal maupun turis.

Banpo Rainbow Bridge
Air mancur yang dibuat di kedua sisi Jembatan Banpo dan merupakan air mancur jembatan terpanjang di dunia dengan panjang total 1.140 m.

Area ini berada di pinggir sungai Hangang.

Tidak jauh dari lokasi Jembatan Banpo, terdapat Pulau Seoraeseom yang merupakan pulau buatan untuk ruang rekreasi kaum urban di Seoul.


Jumunji Beach
Selama di Seoul kami menyepatkan mampir ke Jumunji Beach yang berada di daerah Sokcho.
Dari Stasiun Kereta Seoul kami naik kereta KTX menuju Gangneung. Karena kami tidak membeli tiket sebelumnya alias membeli tiket mendadak, tiket keberangkatan pagi habis semua. Hari kami ke Jumunji Beach adalah Minggu. Maka kami baru dapat tiket kereta siang dan pulang dengan kereta terakhir.

Harga tiket kereta dari Seoul ke kota Gangneung (Gangneung Station) Krw.27.600 per orang (kalau pulang pergi tinggal kalikan 2). Waktu perjalanan menuju Gangneung selama 2 jam.

Stasiun Kereta Gangneung.

Setibanya di stasiun Gangneung kami lanjut naik bus no 300 menuju pantai Jumunji. 
Kota Gangneung

Perjalanan menuju Pantai Jumunji sekitar 1 jam. Pantai ini merupakan tempat liburan keluarga karena pasir halus dan airnya yang biru. Selain itu ada Halte "BTS Bus Stop", lokasi yang digunakan oleh Kpop BTS sebagai cover untuk albumnya.
Dari Halte Bus Pantai Jumunji, kita jalan sekitar 200m menuju pinggir pantai. Untuk menuju "BTS Bus Stop", bisa melihat penunjuk arah yang ada di pinggir pantai.
Jalanan untuk kendaraan di pinggir pantai ke arah "BTS Bus Stop".

"BTS Bus Stop"

Setelah jalan-jalan sekitar pantai, kami segera kembali ke Stasiun Kereta karena hari sudah sore. Walaupun masih ada waktu cukup untuk spot pantai lainnya, kami langsung ke Stasiun karena jarak bus cukup jauh jaraknya 1 dan lainnya.
Suasana Stasiun Kereta Gangneung pada malam hari.

Mencicipi kue kopi yang di jual di Stasiun sambil menunggu jadwal kereta.

Jumat, 17 Mei 2024

Seoul Part 1 - Korea Selatan

Dari Daegu menuju Seoul menggunakan Bus. Harga tiket Bus dari  Daegu - Seoul KRW 28.600 per orang. Perjalanan sekitar 3.45 jam.

Di Daegu saat itu hujan turun lumayan deras dari pagi hingga kami berangkat. Kami tiba stasiun Bus antar kota di Seoul sudah sore hari langsung menuju hotel di area Myongdong. 

Setelah menaruh koper dan istirahat sebentar kami jalan lagi karena Kakak Ipar saya besoknya harus kembali ke Jakarta, sedangkan saya dan anak masih cukup lama di Seoul,  jadi kami menyempatkan keliling di Seoul yang dekat dengan hotel menemani Kakak Ipar. Kami mampir ke Namsan Tower, Gwanghwamun Square dan melihat Gyeongbokgung Palace dari Gwanghwamun Square.

Namsan Tower

Area Gembok Cinta di Namsan Tower pada malam hari


Namsan Tower pada siang hari

Pemandangan kota Seoul dari Namsan Tower pada siang hari



Gwanghwamun Square
Merupakan ruang terbuka umum atau yang di dikenal dengam alun-alun yang berlokasi di Sejongno. Lokasinya tepat di depan pintu Gyeongbokgung Palace. Area ini memiliki nilai sejarah sebagai lokasi dari sejumlah bangunan administrasi kerajaan (jalan Enam Kementrian).

Suasana jalanan di Gwanghwamun Square pada malam hari.

Patung Raja Sejong dari Dinasti Joseon pada malam hari

Patung Raja Sejong dari Dinasti Joseon pada siang hari.  Di belakang patung ada pintu yang menuju museum yang menarik untuk dikunjungi. (Sudah pernah di posting sebelumnya).

Patung Laksamana Yi Sun-sin dari Dinasti Joseon. Di belakangnya terdapat Patung Raja Sejong, Gyeongbokgung Palace dan pemandangan bukit.

Gyeongbokgung Palace

Istana Gyeongbokgung pada malam hari dari depan Gwanghwamun Square. Saat itu sedang ada perbaikan jalan di depan Istana, jadi kalau mau masuk ke Istana harus melalui pintu samping.



Myongdong Street

Suasana Myongdong Street sore hari menjelang malam yang sudah banyak pedagang dan pengungunjung.  Kiri dan kanan jalan merupakan pertokoan branded. Nike custom juga ada disini.
Suasana Myongdong Street sore hari

Salah satu jajanan yang wajib di cobain "Cake Telur"

Ada juga lobster panggang

Knotted - Line Friends Pop Up Store

Di bawah Hotel tempat kami menginap kebetulan ada pameran Knotted - Line Friends Pop Up Store kerjasama dengan KPop BTS dalam rangka ulang tahunnya BTS yang ke 10. Disini dipamerkan cetakan tangan dari member BTS.



Myongdong Catedral

Pagi hari sebelum Kakak Ipar pulang (naik Airport Shuttle dari depan Hotel) kami menyempatkan ke Myongdong Catedral yang lokasinya di area belakang hotel. 
Bangunan Catedral

Bagian dalam gereja Catedral

Hongdae Street

Jalanan menuju Hongik University (Hongdae Street)

Area sekitar Hongdae tempat anak muda belanja/nongkrong pada pagi hari

Pertokoan di sekitar area Hongdae tempat anak muda belanja pada pagi hari


Lee Um Samsung Museum

Dari jalan raya kita agak jalan masuk ke dalam. Ada dua area museum yaitu : 
1. Lokasi M1 berisikan pameran permanen barang antik (seni tradisional Korea)
2. Lokasi M2 berisikan pameran kontemporer.

Pada halaman depan Leeum Samsung Museum

Untuk masuk ke masuk ke museum free namun kita harus daftar dulu melalui website nya. Daftar tanggal dan jam nya.. sebelum waktunya kita seperti pada tiket appointment kita tidak masuk. 
Pengunjung yang datang kesini sangat banyak ke museum ini baik itu lokal maupun turis.
Pada saat jam appointment kita dapat meminjam alat pemandu/penerjemah pada loket ini dengan menunjukkan tiket reservasi dan pasport.

Untuk tas dan bawaan lainnya dapat ditaruh di locker. Banyak locker yang di sediakan disini.

Alat pemandu yang dapat memberikan penjelasan mengenai barang-barang yang ada di museum.

Penemuan sejarah berupa miniatur Pagoda

mangkok-mangkok peninggalan sejarah

Alat pandu didekatkan ke arah barang peninggalan sejarah akan menampilkan sejarah barang tersebut.

Itaewon

Merupakan kawasan multikultural merupakan pemukiman dari banyak orang asing.
Jalanan sekitar daerah Itaewon, terkenal sebagai area elit. Banyak pertokoan maupun restauran di sekitarnya.

Starbucks Seoul Wave Art Center
Starbucks yang lokasinya berada di atas sungai (Han River). Suasanya seperti perahu yang mengapung. Cocok melihat pemandangan Sunset di sore hari.
Jalan menuju lokasi Starbucks Wave. Melalui jalan khusus Sepeda. Jadi hati-hati kalau mau menyebrang ya.

Starbucks dari pinggir sungai.


Starfield Coex Mall
Merupakan mall yang berada di daerah Gangnam.

Mall yang besar. Disini juga terdapat Perpustakaan/toko buku yang besar yang sedang hits. Paling mudah ke sini dengan menggunakan Subway. Begitu keluar ke arah mall tinggal mengikuti jalur warna biru untuk menuju  Starfield Library.

Starfield Library
Lokasi Library berada di tengah mall. 

Kita tinggal mengikuti jalur warna biru saja dari arah pintu masuk.

Suasana dan desain perpustakaan yang sedang hits. Sangat ramai dan banyak yang mengambil foto-foto astetik disini.

Desain perpustakaan yang menarik, namun menurut saya tidak nyaman untuk tempat membaca atau belajar karena areanya sangat terbuka dan sangat ramai. Tapi bagus untuk dijadikan tempat berfoto yang astetik.